Dashboard Interaktif Berbasis Web Dorong Digitalisasi Laporan Kader Surabaya Hebat

Surabaya, Januari 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University Surabaya melaksanakan kegiatan bertajuk “Implementasi Dashboard Interaktif Berbasis Web dalam Pengelolaan Laporan Bulanan Kader Surabaya Hebat” pada Selasa (23/12/2025) pukul 11.00 WIB di Balai RW 7 Kelurahan Dr. Sutomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Kegiatan ini melibatkan 20 kader Surabaya Hebat RW 7 sebagai mitra utama, dengan fokus pada penerapan solusi digital untuk mempercepat dan merapikan proses pencatatan serta pelaporan data Posyandu yang sebelumnya masih banyak dilakukan secara manual.

Program ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa dan dosen Telkom University Surabaya yang terlibat sejak tahap perumusan kebutuhan, perancangan, hingga pengembangan sistem. Pendampingan perumusan kebutuhan sistem dan pemanfaatan data dilakukan oleh Amalia Nur Alifah, S.Si., M.Si. (dosen Program Studi Sains Data) agar rancangan dashboard sesuai kebutuhan pelaporan Posyandu. Adapun pengembangan teknis sistem dibimbing oleh Sulthan Rafif, S.Tr.Kom., M.Kom. (dosen Sains Data) dan Ir. Adzanil Rachmadhi Putra, S.Kom., M.Kom. (dosen Sistem Informasi) yang mengarahkan perancangan serta implementasi aplikasi berbasis web.

Dalam kegiatan ini, tim memperkenalkan SIPOS (Sistem Informasi Posyandu), platform berbasis web yang dirancang untuk mendukung pengelolaan data Posyandu secara terintegrasi dan digital. SIPOS memfasilitasi pencatatan data ibu hamil dan balita, pemantauan pertumbuhan anak, pencatatan imunisasi, skrining kesehatan, hingga penyusunan laporan bulanan secara otomatis. Kehadiran dashboard interaktif di dalam SIPOS memungkinkan data tidak hanya tersimpan, tetapi juga diolah dan ditampilkan dalam visual yang informatif sehingga memudahkan kader melakukan evaluasi dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data di tingkat lingkungan.

“Melalui SIPOS, kami ingin kader tidak lagi terbebani rekap manual yang memakan waktu. Data Posyandu bisa dicatat rapi, divisualisasikan lewat dashboard, dan laporan bulanan dapat dihasilkan lebih cepat sehingga evaluasi dan keputusan di tingkat RW menjadi lebih berbasis data,” ujar Amalia Nur Alifah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan konsep dasar SIPOS, mencakup fungsi, manfaat, dan alur penggunaan sistem. Tim kemudian melakukan demonstrasi penggunaan SIPOS mulai dari proses login, pengelolaan data peserta, pencatatan kegiatan Posyandu, hingga pembuatan serta peninjauan laporan bulanan melalui dashboard. Seluruh materi disampaikan mengacu pada Manual User SIPOS agar mudah dipahami oleh peserta dengan latar belakang yang beragam.

Selama sesi praktik, para kader mendapatkan pendampingan langsung dari tim mahasiswa dan dosen. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka mencoba fitur-fitur SIPOS dan diskusi terkait kendala pencatatan manual yang selama ini dihadapi. Salah satu kader Surabaya Hebat RW 7 menyampaikan bahwa sistem ini membantu pekerjaan mereka menjadi lebih efisien.

“Selama ini kami sering kesulitan saat merekap dan menyusun laporan bulanan karena masih manual. Dengan SIPOS, pencatatan lebih mudah dan hasilnya langsung terlihat di dashboard, jadi pekerjaan kami lebih cepat, lebih rapi, dan mengurangi risiko salah catat,” tuturnya.

Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan lancar dan mencapai tujuan yang ditetapkan, yaitu mengenalkan SIPOS sebagai solusi digital pengelolaan laporan bulanan Posyandu, meningkatkan pemahaman kader terhadap penggunaan dashboard interaktif berbasis web, serta mendorong peningkatan kapasitas kader Surabaya Hebat dalam mengelola data secara lebih efektif dan efisien. Telkom University Surabaya berharap implementasi SIPOS dapat membantu kader RW 7 meningkatkan kualitas pengelolaan data Posyandu sekaligus menjadi langkah awal transformasi digital layanan kesehatan masyarakat di tingkat lingkungan.

Penulis: Fujiyama / Foto: Dokumentasi Public Relations

Secret Link