Surabaya, Oktober 2024 – Di dalam upaya terus berkontribusi kepada masyarakat, dosen Telkom University Surabaya kembali menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan menyelenggarakan webinar bertajuk “Mengungkap Modus Penipuan Digital Dalam Bentuk Komik”. Acara yang berlangsung pada hari Sabtu (6/7/2024) ini merupakan kerja sama antara Program Studi Sistem Informasi Telkom University Surabaya dengan Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Surabaya yang dikenal sebagai White Swindler.
Digawangi oleh para dosen Telkom University Surabaya antara lain Mochamad Nizar Palefi Ma’ady, M.Kom. (dosen Sistem Informasi), Anisa Dzulkarnain, M.Kom. (dosen Sistem Informasi), Agus Sulistya, Ph.D, (dosen Sistem Informasi), Mustafa Kamal, M.Kom. (dosen Teknologi Informasi), Mastuty Ayu Ningtyas, M.Kom. (dosen Teknologi Informasi). Dan mahasiswa Sistem Informasi antara lain Alvyn Wira Pratama, Dimas Rifki Nuramadani, Talitha Aulia, M. Alfian Hakim, dan Shofiyah Labibah. Webinar ini bertujuan untuk memperkenalkan White Swindler sebagai komunitas yang memanfaatkan media komik untuk mengedukasi masyarakat tentang berbagai modus penipuan digital yang marak terjadi. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap modus-modus penipuan digital yang sering kali menjerat korban, terutama di era teknologi saat ini.
Dipandu oleh Shofiyah Labibah, mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2022 dan anggota tim pengembang website White Swindler, webinar dibuka dengan sambutan hangat dari Bapak Agus Sulistya, Ph.D., selaku Wakil Direktur Telkom University Surabaya. Dalam sambutannya, Pak Agus menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penipuan digital yang semakin canggih dan merugikan. “Modus penipuan digital kini sangat bervariasi dan menargetkan masyarakat dari berbagai kalangan. Penting bagi kita semua untuk selalu waspada,” ungkapnya.
Narasumber utama dalam acara ini adalah Reiza Praselanova, M.I.Kom., anggota RTIK yang memaparkan materi tentang modus penipuan Pinjaman Online (Pinjol) serta langkah-langkah pencegahannya. Beliau menjelaskan, “Modus pinjaman online sangat erat kaitannya dengan data pribadi, terutama KTP. Oleh karena itu, menjaga identitas pribadi sangatlah penting untuk menghindari penipuan.”
Selain itu, Talitha Aulia, mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2022 dan anggota tim pengembang White Swindler, turut memberikan pemaparan mengenai inovasi edukasi penipuan digital yang dilakukan White Swindler. Melalui komik singkat dan menarik, White Swindler menyajikan informasi berdasarkan kisah nyata serta sumber terpercaya. Dalam presentasinya, Talitha menampilkan beberapa platform White Swindler seperti Instagram, TikTok, dan website resminya yang memungkinkan masyarakat berbagi pengalaman mereka terkait penipuan melalui fitur “kirim cerita” dan “mulai bicara” berbasis teknologi speech-to-text. Tim White Swindler kemudian akan mengolah informasi tersebut menjadi komik singkat yang mudah dipahami dan menarik bagi masyarakat luas.
Webinar ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, profesional, hingga masyarakat umum. Peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia menunjukkan besarnya minat terhadap isu penipuan digital. Salah satu peserta, Novia Kartika Awalia, memberikan tanggapan positif, “Materi yang diberikan tentang Pinjol Online sangat jelas dan disertai contoh-contoh nyata yang membantu pemahaman. Informasi ini sangat bermanfaat untuk mencegah kita terjebak dalam penipuan.”
Telkom University Surabaya berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, baik melalui program pengabdian maupun inovasi teknologi yang dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai bentuk penipuan digital. Ini juga salah satu upaya Telkom University tidak hanya untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi saja namun juga menerapkan poin ke-4 pembangunan berkelanjutan (SDGs) yakni pendidikan bermutu.
Penulis: Fujiyama / Foto: Dokumentasi Public Relations