Program PKM Dorong Daya Saing Organisasi Lewat Pelatihan KPI yang Terstruktur

Surabaya, Januari 2026 – Telkom University Kampus Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan daya saing industri lokal melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berjudul Pelatihan Penyusunan Key Performance Indicator Untuk Peningkatkan Efektivitas Kinerja Organisasi. Kali ini, kolaborasi Program Studi Teknik Logistik dan Teknik Industri menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Key Performance Indicator (KPI) bagi manajemen dan staff PT Tamaddun Inti Perkasa, perusahaan produsen bumbu penyedap yang berlokasi di Mojokerto. Tim pelaksana PKM yang diketuai oleh Dosen Teknik Logistik Desita Nur Rachmaniar, S.T., M.Sc. beranggotakan Dosen Teknik Logistik dan Teknik Industri Granita Hajar, S.T., M.T., dan Paramaditya Arismawati, S.T., M.T., serta mahasiswa dari kedua program studi Ameliya Ramadani, Zainiyatul Qomariya, Julliza Nazhifa Azarine, Muhamad Hujjatvi Ramadhan, dan Callista Alexa Aliandra.

Kegiatan ini bertujuan membantu perusahaan dalam menyusun sistem pengukuran kinerja yang terstruktur dan terukur, khususnya pada aspek brand awareness, agar strategi pemasaran yang dijalankan semakin efektif dan mampu menjawab tantangan pasar yang kompetitif serta terus berkembang. “Melalui pelatihan KPI ini, kami berharap perusahaan mampu membangun sistem pengukuran kinerja yang lebih terstruktur dan terukur sehingga strategi dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan,” ujar Desita selaku ketua PKM.
Pelatihan diawali dengan pemaparan materi mengenai konsep dasar Key Performance Indicator (KPI). Peserta diperkenalkan pada peran KPI sebagai alat ukur kinerja organisasi yang objektif serta pentingnya menyelaraskan indikator kinerja dengan tujuan strategis perusahaan. Dalam sesi ini juga disampaikan pendekatan Balanced Scorecard yang menilai kinerja dari empat perspektif utama, yakni finansial, pelanggan, proses internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan.

Selanjutnya, pendalaman teknis mengenai tahapan penyusunan KPI. Materi meliputi penetapan sasaran kinerja, pemilihan indikator yang relevan, penentuan bobot KPI, hingga penetapan target kinerja menggunakan prinsip SMART. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai klasifikasi KPI maximize dan minimize untuk memastikan penilaian kinerja berjalan sesuai arah yang diharapkan.

Melalui pelatihan ini, PT Tamaddun Inti Perkasa diharapkan mampu menerapkan sistem pengukuran kinerja yang lebih objektif, transparan, dan terarah, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan Keputusan, serta mendorong peningkatan kinerja organisasi secara menyeluruh. Kegiatan PKM ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung pembangunan dan profesionalisme sektor usaha di tingkat lokal.

Ke depan, pelatihan dapat menjadi model pengembangan kapasitas organisasi dalam membangun sistem kinerja yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Sehingga, organisasi tidak hanya mampu mencapai target kinerja, tetapi juga dapat memperkuat kepercayaan stakeholder dan daya saing organisasi di tengah lingkungan yang terus berkembang.

Kegiatan PKM ini sekaligus menjadi wujud sinergi perguruan tinggi dan industri dalam mendukung pembangunan dan profesionalisme sektor usaha di tingkat lokal, sekaligus selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan produktivitas dan efektivitas kerja, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) lewat penguatan manajemen industri berbasis data yang inovatif dan berdaya saing, SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui dorongan efisiensi proses bisnis yang lebih terukur dan bertanggung jawab, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi strategis Telkom University Kampus Surabaya dan PT Tamaddun Inti Perkasa untuk menciptakan dampak berkelanjutan bagi pengembangan industri lokal.

Penulis: Fujiyama / Foto: Dokumentasi Public Relations

Secret Link