Surabaya, Oktober 2022 – Dewasa ini dunia bergeser ke industri 4.0 dimana digitalisasi secara masif terjadi dan memaksa segala lini untuk mengikuti perkembangan arus tersebut, mereka yang tidak dapat mengikuti pastinya akan tertinggal. Bagaimana pun, kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dari kehidupan saat ini namun juga memberikan dampak positif yang besar.
Salah satunya, manfaat teknologi terutama internet sangat membantu para pengusaha untuk melakukan promosi usahanya hingga ke berbagai pelosok dan lapisan masyarakat. Pengusaha tidak lagi dapat berjualan secara offline namun juga online melalui marketplace seperti Shopee, Lazada, Tokopedia dan lain sebagainya. Namun, hanya berjualan di marketplace saja tidak cukup karena adanya banyak competitor sehingga perlu menonjolkan diri dalam kompetisi di platform daring tersebut.
“Ketika sebuah bisnis hanya berfokus pada membuat toko online saja maka calon pembeli tidak memiliki keterikatan emosional. Hanya akan ada kompetisi harga produk antar toko di platform dan yang dipilih biasanya yang paling murah. Maka perlu membangun brand dengan keunikan sendiri. Disinilah website menjadi startegi digital branding yang baik.” Jelas Riza Akhsani Setyo Prayoga, ketua tim pengabdian masyarakat sekaligus dosen prodi Informatika ITTelkom Surabaya.
Bersama anggota tim pengabdian masyarakat lainnya: Rizky fenaldo Maulana, S.Kom., M.Kom. (dosen prodi Informatika), Nicko Nur Rakhmaddian, S.T., M.T (dosen prodi Teknik Logistik) serta tiga mahasiswa Tracy Olivia, Fajrul Fallah Arrafi, dan Devandro Alifiano. Pembuatan website ini menggandeng UD Rozi, salah satu UMKM yang berfokus pada pembuatan furniture yang berfokus pada kerajinan kayu, alumunium, dan kusen.
Proyek website yang dikerjakan selama 6 bulan ini akhirnya mampu membuat UD Rozi dikenal secara luas. Hal ini juga mempermudah pemasaran digital yang dibantu dengan adanya web profile sebagai sarana promosi serta pengenalan produk ke konsumen. Tidak hanya meningkatkan brand awareness saja namun juga menunjang pemberdayaan ekonomi dalam pelaksanaan ekonomi secara kreatif dan mandiri.
Di tempat berbeda, Rachmat Romadoni selaku pemiliki UD Rozi memberikan tanggapan bagaimana proyek pembuatan website ini, “Selama ini kita masih menjemput bola, dalam artian kita tidak melakukan promosi apa-apa. Tinggal nunggu orang atau pembeli datang ke sini. Tapi setelah tahu ada olshop mulai jual online lewat Tokopedia, Shopee, Blibli, Instagram gitu. Jadi baru beberapa tahun ini. Kalau pakai online shop merchant-nya terbatas. Tapi kalau pakai web bisa lebih luas dan lebih mudah dalam pencarian keyword”, ucap Rachmat Romadoni.
Pada kesempatan yang sama pula, Riza Akhsani Setyo Prayoga menyampaikan harapannya, “Semoga dengan adanya website ini maka pelaku UMKM khususnya UD Rozi terbantu. Kehadiran media sosial sebagai sarana promosi adalah sebuah keharusan bagi para penjual agar dagangannya menarik minat, namun tidak semua penjual memiliki website. Padahal keberadaan website adalah langkah jitu membangun reputasi serta memiliki basis pembeli yang loyal.”