FOMO Berujung Salah Jurusan: Kenali Penyebab dan Cara Menghindari Situasi Salah Jurusan

Surabaya, Juli 2026 – Pernah dengar teman curhat, ‘kayaknya aku salah jurusan deh’? atau mungkin kamu sendiri orangnya yang lagi merasa salah jurusan? Fenomena ini bukan hal baru, tapi dampaknya bisa bikin masa kuliah terasa seperti beban berat daripada petualangan. Perasaan “nyasar” ini sering kali membuat motivasi belajar menurun dan masa depan terasa makin abu-abu karena kita merasa menjalani hari-hari yang tidak sesuai dengan jati diri yang sebenarnya. Masa kuliah yang seharusnya jadi tempat kita mengeksplorasi potensi diri, justru berubah menjadi rutinitas yang menyesakkan hanya karena satu keputusan yang kurang matang di awal.

Fenomena salah jurusan ini biasanya tidak terjadi begitu saja, melainkan berakar dari beberapa faktor yang sering kali kita abaikan saat masih di bangku sekolah:

  • FOMO (Fear of Missing Out): Memilih program studi hanya karena sedang viral atau sekadar ikut-ikutan teman satu circle agar tidak merasa tertinggal secara sosial.
  • Minim Literasi Informasi: Hanya melihat judul jurusan yang terdengar keren tanpa benar-benar membedah kurikulum atau mata kuliah teknis yang akan dihadapi selama empat tahun ke depan.
  • Tekanan Lingkungan: Memilih prodi berdasarkan ekspektasi orang tua atau standar “prestise” di masyarakat, padahal hati kecil berkata lain.

Oleh karena itu, sebelum kamu memantapkan hati untuk mendaftar, ada beberapa cara krusial yang bisa kamu lakukan untuk menghindari situasi salah jurusan:

  • Membangun Self-Awareness: Kenali minat, bakat, dan tujuan kariermu. Apakah kamu lebih suka memecahkan logika pemrograman, merancang strategi bisnis, atau menganalisis data?
  • Riset Mendalam di Telkom University Surabaya: Jangan ragu untuk membedah mata kuliah, mengecek profil lulusan, hingga melihat fasilitas pendukung yang tersedia di setiap prodi agar pilihanmu berdasarkan data, bukan kata orang.
  • Berdiskusi dengan Ahlinya: Manfaatkan sesi konsultasi pendidikan atau bertanya langsung pada kakak tingkat tentang realita perkuliahan di jurusan tersebut.

Ingatlah bahwa kuliah adalah langkah awal yang akan menentukan warna masa depanmu. Jangan biarkan tekanan sosial atau rasa takut ketinggalan membuatmu mengambil langkah yang tergesa-gesa. Luangkan waktu sejenak untuk berdialog dengan diri sendiri, karena lebih baik berhati-hati di awal daripada harus merasa “salah jurusan” selama bertahun-tahun ke depan. Jadi, pastikan program studi yang kamu pilih di Tel-U Surabaya adalah tempat di mana kamu bisa tumbuh dengan bahagia dan menjadi versi terbaik dari dirimu sendiri.

Jangan lewatkan informasi seru lainnya yang ada di Telkom University Surabaya. Dan jangan lupa cek terus akun  SMB Telkom University Surabaya. Subscribe dan follow Youtube serta Instagram kami :

📌YouTube: @smbtelkom.surabaya

📌Instagram: @smbtelkom.surabaya

Penulis: Firyal / Editor: Fujiyama / Gambar: Dokumentasi Public Relations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link