Warning: file_get_contents(https://idealokagallery.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2019/01/favicon-Tel-U-text-animated.gif): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 520 in /www/wwwroot/surabaya.telkomuniversity.ac.id/wp-includes/functions.php on line 3334

Warning: file_get_contents(https://idealokagallery.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2019/01/favicon-Tel-U-text-animated.gif): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 520 in /www/wwwroot/surabaya.telkomuniversity.ac.id/wp-includes/functions.php on line 3334

Front-end dan Back-End, Apa Perbedaan Keduanyanya?

Surabaya, Februari 2024 – Di dalam dunia pengembangan Website atau aplikasi, istilah untuk “Front-end” dan “Back-end” memiliki peran yang penting, kedua istilah berikut berguna dalam menciptakan aplikasi website atau aplikasi agar dapat berjalan dengan baik atau dapat digunakan dengan nyaman. Di dalam dua istilah tersebut memiliki peran yang berbeda tetapi keduanya harus saling berkaitan satu sama lain. Mengapa begitu? Sebelum memasuki perbedaan antara front-end dan back end dan peran yang berkaitan, harus mengetauhi terlebih dahulu apa pengertian dari “Front-end” dan “Back-end”.

Pengertian Front-end

Front-end atau bisa disebut juga “Client-side” merupakan pengembangan situs atau aplikasi yang berperan pada tampilan situs atau aplikasi yang dilihat langsung oleh pengguna, salah satunya seperti desain website, animasi website, konten yang ditampilkan dalam website dan lainnya, contoh tampilannya yakni seperti konten, teks, menu, animasi, foto pada situs atau aplikasi. Teknologi yang digunakan dalam pengembangan Front-end adalah HTML. CSS. dan Javascript

Pengertian Back-end

Back-end atau bisa disebut juga “Server-Side”merupakan pengembangan situs atau aplikasi yang berperan pada belakang penggguna, atau bisa dimaksudkan dengan sistem agar situs atau aplikasi agar dapat berjalan dengan lancar tetapi berada di belakang layar, salah satunya seperti server, aplikasi, dan database yang bekerja di belakang layar untuk melakukan proses, penyimpanan, dan pengambilan data, contoh sistem back-end yang sering dijumpai adalah sistem pendaftaran akun yang mana data data didalam pendaftaran akun akan disimpan kedalam server. untuk Bahasa pemrogaman yang sering sekali digunakan dalam pengembangan back-end meliputi Java, Python, Ruby, PHP.

Perbedaan Front-end dan Back-end

Bisa dilihat pada pengertian Front-end dan Back-end. Kedua istilah tersebut memiliki perbedaan utama pada peran yang mereka tangani, Front-end yang menangani tampilan dan nuansi situs atau aplikasi agar terlihat lebih indah, estetik. Dan Back-end yang menangani data seperti memperoses, menyimban data, dan melakukan proses dalam server.

Front-end dan Back-End harus selalu bersandingan

Walaupun memiliki peran yang berbeda, Front-end dan Back-end harus selalu bersandingan karena keduanya saling melengkapi agar menciptakan situs atau aplikasi yang berjalan dengan baik. Jika front-end tanpa back-end hanya dapat berfungsi memberi tampilan situs atau aplikasi saja, tidak bisa memperoses data, contohnya adalah membuat front-end untuk pendaftaran, tetapi karena tidak ada back-end data tersebut akan sia sia karena tidak bisa disimpan.

Sedangkan untuk back-end tanpa front-end yang berarti pengguna tidak dapat menggunakannya karena tidak ada tampilan antarmuka pengguna yang berfungsi agar bisa berinteraksi. Contoh membuat sistem back-end pendaftaran yang sudah dibuat dengan sangat baik, tetapi karena tidak ada tampilan antarmuka / front-end membuat pengguna tidak bisa berinteraksi dengan website tersebut.

Penulis: Fauzan | Editor: Fujiyama | Foto: Dokumentasi Public Relations