Virtual Reality: Mengubah Cara Kita Berinteraksi dengan Dunia

Surabaya, Maret 2024 – Virtual reality (VR) adalah teknologi yang berbentuk seperti headset yang dipasang di kepala (head-mounted display atau HMD) yang berfungsi untuk berinteraksi dengan dunia virtual yang diciptakan oleh komputer. Virtual reality memiliki bentuk Head-mounted display karena berguna untuk mensimulasikan indra penglihatan, pendengaran, dan terkadang sentuhan yang mana Saat Menggunakan Virtual reality pengguna dapat merasakan seolah olah merasakan berada di dalam lingkungan virtual tersebut.

Manfaat Virtual Reality

Ada beberapa manfaat penting dalam virtual reality, dari segi pendidikan dan juga dari segi hiburan. Berikut ini adalah manfaatnya.

  1. Visualisasi data : Dengan menggunakan virtual reality, pengguna dapat mudah untuk membuat visual data, seperti data ilmiah yang tidak mungkin dapat dilihat dengan mata langsung, data arsitektur yang berguna untuk melihat rancangan arsitektur dengan nyata, teknik yang memungkinkan memperlihatkan visual rancangan teknologi terlihat nyata.
  2. Hiburan : dalam dunia hiburan, banyak sekali game yang menggunakan konsep virtual reality, dengan menggunakan virtual reality game akan terasa lebih nyata, contoh seperti Resident evil 7 : Biohazard yang memberikan tampilan seperti nyata tentang pertarungan melawan zombie yang pastinya jika menggunakan virtual reality akan terlihat lebih menegangkan.
  3. Simulasi : dalam dunia pekerjaan, penggunaan virtual reality juga sangat berguna sebagai training atau simulasi, seperti  pilot yang dapat menggunakan kokpit realistis dengan teknologi VR untuk pelatihan yang menggunakan penerbangan virtual dan instruksi langsung, atau dalam dunia medis dapat bersimulasi untuk melakukan pembedahan dengan alat dan pasien virtual agar terlihat akurat.

Pembagian Virtual Reality

Dalam tingkatan interaktivitas, virtual reality dibagi menjadi tiga

  1. Virtual Reality Non-Interaktif : memiliki maksud virtual reality tanpa interaktif, biasanya tipe ini hanya untuk menonton video 360 derajat yang mana pengguna hanya dapat menonton virtual 360 derajat saja, tanpa interaksi dengan objeknya.
  2. Virtual Reality Semi-Interaktif : pengguna dapat melihat dunia virtual dan juga mampu berinteraksi dengan dunia virtual sekitar, tetapi hanya mampu berinteraksi dasar seperti mengambil dan menaruh barang, dan lainnya.
  3. Virtual Reality Interaktif : Sama seperti Semi-interaktif, tetapi bedanya adalah dalam jenis ini pengguna dapat berinteraksi layaknya seperti dunia maya, seperti mengendarai pesawat, menyelesaikan misi, dan lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan virtual reality

Dalam dunia teknologi, pastinya terdapat minus dan juga positifnya, yang mana dari kelebihan dan kekurangan tersebut akan dikembangkan untuk menjadi teknologi virtual reality yang lebih bagus lagi. Yang pertama dilihat dari kelebihan virtual reality adalah :

  1. Pengalaman yang Mendalam : Virtual reality merupakan teknologi yang sangat interaktif sehingga dengan menggunakan VR menyediakan pengalaman yang sangat mendalam dan interaktif yang memungkinkan pengguna merasakan seolah benar-benar nyata.
  2. Peningkatan pembelajaran : karena Pengalaman yang mendalam, VR dapat meningkatkan cara pembelajaran dengan menyediakan lingkungan simulasi yang realistis untuk pelatihan praktis
  3. Kreativitas : Virtual reality memberikan platform bagi seniman dan desainer untuk melakukan eksperimen dan menciptakan hal hal baru dan unik dalam dunia virtual
  4. Potensi Bisnis : VR membuka peluang baru di berbagai sektor, termasuk hiburan, real estate, dan pemasaran.

Dan untuk kekurangan dari virtual reality adalah :

  1. Harga relatif mahal : karena teknologi dan peralatan yang canggih dan juga untuk perangkat keras yang dibutuhkan biaya untuk membelinya cukup mahal juga.
  2. Keterbatasan fisik : pengguna Virtual reality terkadang bisa terbatas dikarenakan ruang fisik yang tidak luas (karena biasanya dalam virtual reality membutuhkan raungan fisik yang luas agar kita bisa berjalan lebih jauh dalam virtual reality).
  3. Kesehatan Mental : karena virtual reality memungkinkan kita untuk melakukan aktivitas nyata, hal ini dapat mengkhawatirkan dampak dalam kesehatan mental seperti kecanduan atau ketergantungan terhadap virtual reality dan isolasi sosial karena menganggap bersosial cukup di virtual saja.

Teknologi VR terus berkembang, dan dengan peningkatan aksesibilitas serta penurunan harga, beberapa kekurangan ini mungkin akan berkurang di masa depan. Namun, penting untuk mempertimbangkan semua aspek ini saat memutuskan untuk menggunakan dalam teknologi Virtual Reality.

Jadi apa kamu tertarik mengasah kemampuan yang berguna dalam mengembangkan virtual reality? Salah satu program studi di Telkom University Surabaya yakni Teknologi Informasi adalah wadah yang tepat untuk kamu belajar.
Program studi Teknologi Informasi menyediakan landasan yang kuat untuk menunjang pengembangan virtual reality karena didukung dengan mata kuliah yang compatible untuk pengembangan virtual reality, pengembangan virtual reality bukanlah hal yang baru lagi di Telkom University Surabaya. Yuk, #RaihMasaDepanmu bersama Telkom University Surabaya!

Penulis: Fujiyama | Foto: Pexels