Surabaya, November 2025 – Mixed Reality atau MR adalah teknologi yang menggabungkan Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR). Jika AR menambahkan elemen digital ke dunia nyata dan VR membawa pengguna masuk ke dunia virtual sepenuhnya, maka MR menciptakan ruang interaktif di mana dunia nyata dan dunia digital dapat saling terhubung secara langsung. Teknologi ini berpotensi besar untuk mengubah cara industri bekerja dan membuka peluang baru dalam berbagai sektor.
1. Pengertian dan Konsep MR
Mixed Reality memungkinkan pengguna berinteraksi dengan objek digital yang tampak nyata di lingkungan sekitar. Berbeda dengan AR yang hanya menampilkan overlay visual, MR membuat elemen digital merespons gerakan, suara, bahkan sentuhan pengguna. Konsep ini membawa pengalaman yang lebih imersif dan aplikatif bagi kebutuhan praktis.
2. Peran MR dalam Dunia Industri
Industri membutuhkan efisiensi, akurasi, dan kecepatan dalam operasional. MR dapat membantu menghadapi tantangan tersebut dengan cara menghadirkan solusi visual interaktif. Contohnya teknisi dapat melihat panduan perbaikan mesin langsung dalam bentuk hologram yang menempel pada perangkat nyata. Hal ini mengurangi kesalahan dan mempercepat proses kerja.
3. Penerapan MR di Berbagai Sektor
1. Manufaktur
MR digunakan untuk simulasi perakitan produk, pelatihan operator, hingga perawatan mesin. Teknologi ini membantu mengurangi downtime dan meningkatkan produktivitas.
2. Kesehatan
Dokter dapat menggunakan MR untuk merencanakan operasi dengan melihat organ pasien dalam bentuk tiga dimensi. Proses pelatihan medis juga lebih efektif karena mahasiswa dapat mempelajari tubuh manusia dengan model interaktif.
3. Pendidikan dan Pelatihan
MR menghadirkan metode pembelajaran yang lebih nyata. Siswa dapat memahami konsep abstrak dengan melihat representasi visual yang terintegrasi dengan dunia nyata.
4. Konstruksi dan Arsitektur
MR membantu arsitek menampilkan desain bangunan secara langsung di lokasi proyek. Hal ini memudahkan komunikasi antara desainer, kontraktor, dan klien.
5. Ritel
Pelanggan dapat mencoba produk dalam bentuk hologram sebelum membeli. Misalnya melihat bagaimana perabotan akan tampak di dalam rumah mereka.
4. Tantangan Implementasi MR
Meski menjanjikan, penerapan MR masih menghadapi hambatan. Biaya perangkat keras dan perangkat lunak relatif tinggi. Infrastruktur jaringan juga harus mendukung kinerja real-time agar interaksi berjalan mulus. Selain itu, pelatihan sumber daya manusia menjadi hal penting agar teknologi dapat dimanfaatkan secara maksimal.
5. Masa Depan MR dalam Industri
Seiring perkembangan teknologi, perangkat MR akan semakin terjangkau dan mudah digunakan. Kombinasi dengan kecerdasan buatan serta jaringan 5G akan memperluas kemungkinan penerapan di berbagai bidang. MR diprediksi menjadi standar baru dalam dunia industri karena mampu meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan menghadirkan pengalaman kerja yang lebih adaptif.
Mixed Reality bukan sekadar tren teknologi. MR adalah fondasi baru bagi transformasi digital yang menyatukan dunia nyata dan dunia digital. Dengan potensi yang luas, MR berpeluang besar mengubah cara industri beroperasi dan menciptakan peluang inovasi di masa depan.
Penulis: Fujiyama / Foto: Pexels